Sabtu, 21 Februari 2015

Sahabat!

Kerapuhan sangat yang kita rasa
Aku bukan kau dalam darah yang mengalir
Aku bukan mereka dimana kau hanyut
 
Kita semua hidup di atas tali yang terlalu rapuh
 
Ini pilihan
Masalah pilihan
Tempat kita saling bergantung
Inilah titian dimana kita berpijak
Dengan rapuh
 
Aku mengenalmu kawan
Begitu pula aku membencimu
 
Kita adalah persahabatan keabadian
Mati hidup mati
Dengan tali tanpa logika
Kita berbenak satu
 
Beranjak dewasa kawan
Beranjak itu pula kebinalan di dada
 
Selamat tinggal kawan
Selamat tinggal
Seperti apa yang kau tuliskan sebelumnya
Kita tidak memerlukan orang yang tidak sekita kita
 
Seperti bagaimana beatles lenyap
Karena kedewasaan, mereka
 
Kita sama,
Dan kau pantas tersenyum

(telah diposkan di http://www.kemudian.com/node/262465 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar