Di dalam kata-kata ini, ada rindu yang terpendam
Sebelumnya
Kau adalah cahaya
Lalu berpendar
Sebelumnya
Kau adalah hangat
Lalu membeku
Sebelumnya
Kaulah wanita pujaanku
Kini pun masih
Kembali kuingatkan,
Di dalam kata-kata ini, ada kerinduan
Atau kehilangan
Kini pun cahaya telah memudar
Dalam termodinamika, kau memadat
Memusat
Mengerdil
Kau bukanlah lagi bintang
Atau cahaya
Seperti biasa yang kuharapkan
Seperti biasa yang kutunggu
Kini kau gelap
Menarikku ke dalam
Melumat tubuh ini dalam gravitasi
Melumat hingga sakit atau waktu tak dirasa
Ah sudahlah
Aku terbakar dalam massamu yang hilang
Punah